Artikel

Muhrim Bukan Halal, Halal Bukan Muhrim

            Mungkin, teman-teman sudah banyak yang tahu pengetian dari muhrim sendiri. Biasanya muhrim ini lebih diterapkan dalam dunia muslim. Pastinya sudah sering dengar kan ada orang bilang “Bukan muhrim…” sebenarnya yang termasuk muhrim itu apa sih? Lalu kenapa ada istilah muhrim bukan halal dan halal bukan muhrim. Nggak usah bingung Guys kita coba belajar bareng.
            Muhrim adalah sebutan untuk orang yang memiliki hubungan sedarah dengan kita. Misalnya, ayah, ibu, saudara kandung, paman, bibi, kakek, nenek dan sesama jenis(perempuan dengan perempuan, laki-laki dengan laki-laki). Sedangkan halal disini yang saya maksud adalah orang bukan muhrim dan boleh untuk dinikah. Termasuk saudara sepupu.
            Sedikit dari kita yang memperhatikan perbedaan antara orang muhrim dengan orang halal. Mungkin hal tersebut sepeleh untuk diperhatikan, tapi jangan begitu Guys. Kita tidak boleh terlalu menyepelehkan sesuatu apa pun yang dianggap orang lain sepeleh. Karena jika kita keseringan menyepelehkan suatu hal, kita akan terbiasa untuk menyepelehkan hal-hal lain pula. Jika kita sudah mengerti perbedaan orang muhrim dengan orang halal, berarti kita harus lebih berhati-hati lagi. Selain itu baik untuk kita selalu meminta bantuan-Nya agar terhindar dari perkara haram.
            Guys, beberapa hal yang termasuk muhrim yang sering ada dalam aplikasi kehidupan kita sehari-hari. Yaitu ketika ada seorang perempuan yang berwudhlu lalu bersentuhan dengan laki-laki yang bukan muhrim maka akan dianggap wudhunya batal atau tidak sah. Sedangkan jika ada perempuan yang berwudhlu lalu bersentuhan dengan laki-laki yang masih muhrimnya sendiri, maka akan dianggap wudhunya tidak batal. Dan yang temasuk orang bukan muhrim adalah orang halal. Selama hidup kita hanya ada satu orang halal itu, yaitu suami atau istri kita sendiri Guys.

            Pada intinya, orang yang masih muhrim tidak boleh untuk dinikah sedangkan orang yang tidak ada hubungan darah dengan kita berarti boleh untuk dinikah. Dan berubah status menjadi orang halal untuk kita. Jangan sampai salah Bray…!

Komentar